SHINOBI
Another Dimension
シノビー・アナザー・ディメンション

4.2 | Fade to Black
Tragedi Osaka Lautan Api hampir terulang di tengah pertarungan Kurokage Hyouka melawan Kirishima Ame dan para perwira Osaka. Namun kehadiran sesosok yang tak terduga, Hasegawa Gyuuki, berhasil menyelamatkan sang Jendral Osaka berikut perwiranya. Apa maksud dari kedatangan Gyuuki di sana? Apakah ia menjadi sekutu dari Osaka, atau justru lawan bersama-sama dengan Kurokage Hyouka?

Di sisi lain, pihak Tokyo berhasil melakukan aliansi dengan Iwate dan Kyushu demi mengungkap segala konspirasi yang tengah terjadi. Hal tersebut tidak mudah khususnya mengingat Inuzuka Chika, Taishou Kyushu, baru menjabat menggantikan Hyuuga Arata yang telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara di Hokkaido, Yuki Hatsuki kedatangan dua tamu yang mengaku sebagai shinobi Tokyo. Salah satunya adalah wanita yang hendak mengembalikan jasad Uzumaki Yukio yang tewas terbunuh setahun silam. Bagaimana Taishou Hokkaido menghadapi kabar tersebut?
Welcome Guest [Log In] [Register]
Opreg | 6/8, 10 AM - 8/8

√ Informasi lebih lengkap mengenai opreg dapat dilihat di sini.

√ Baru bermain di SAD? Silakan baca panduan mendaftar di sini.

√ Merasa postmu sudah cukup banyak? Klaim bonus 500 point kamu di sini! Tentu saja, baca ketentuannya lebih dulu, ya.

√ Segala jenis pendaftaran di forum SAD dinyatakan sah jika telah diapprove oleh AKUN STAFF. Di luar itu, tidak sah.

Quick News
Welcome to Another Dimension
SAD (Shinobi Another Dimension) merupakan forum roleplay 2D berbasis teks deskriptif bertemakan Naruto di dunia militer Jepang modern. Bergabunglah dengan kami dan rasakan kehidupan seorang Shinobi di balik bayangan!

Registrasi term IV akan dibuka pada tanggal 6 Agustus 2016 pukul 10.00 WIB.
Best RPer March 2016
Summer/Fall 2017
Quota
KARAKTER SPESIAL
  • Kewarganegaraan ganda: (1/2)
  • Anggota keluarga kekaisaran: (0/1)
  • Pasangan Kembar: (0/1)
  • Citizen: (4/10)

  • KLAN
  • Aburame: (4/11)
  • Akimichi: (3/11)
  • Hyuuga: (10/11)
  • Inuzuka: (7/11)
  • Kaguya: (6/11)
  • Nara: (7/11)
  • Senju: (11/11)
  • Uchiha: (11/11)
  • Uzumaki: (11/11)
  • Yamanaka: (7/11)
  • Yuki Clan: (10/11)
  • Census
    Tokyo 11 | 02 20 | 00 25 | 02
    Hokkaido 09 | 01 16 | 01 25 | 02
    Kyushu 12 | 01 12 | 03 25 | 04
    Iwate 15 | 00 09 | 00 24 | 00
    Osaka 14 | 01 09 | 02 23 | 03
    Kyoto 13 | 00 10 | 00 24 | 00

    Jumlah Shinobi | Jumlah Citizen

    Selamat datang di Forum S A D kami berharap anda menikmati kunjungan ke forum kami.


    Sekarang anda sedang melihat forum sebagai pengunjung. Itu artinya anda memiliki keterbatasan menikmati fitur - fitur yang ada diforum ini secara lengkap. jika anda mendaftar ke forum kami, anda akan langsung terdaftar sebagai member kami dan dapat mengikuti RP bersama kami.


    Ayo bergabung!


    Jika anda sudah terdaftar sebgai member kami, silakan melakukan log in terlebih dahulu untuk mengakses profil anda.

    Username:   Password:
    [FanFic]I Won’t Believe It
    Topic Started: Monday, 26. May 2014, 00:12 (160 Views)
    Yuki Eiri
    Member Avatar


    “Nii-san..”
    “Nii-san...”
    “Setsuna Nii-san... Tunggu Eiri..”


    Terdengar suara gadis memanggil-manggil seseorang sambil berlari dan berlari. Tampak seorang gadis kecil sedang berlari mengejar seorang lelaki yang terpaut beberapa tahun di atasnya di sebuah taman yang dipenuhi pepohonan sakura. Pemandangan yang sangat indah dan penuh canda tawa, tidak ada satu titik kesedihan di dalamnya.

    Sang lelaki berlari kecil dan mengucapkan kalimat godaan, “Tangkap aku, Eiri-chan.”

    Yah, Gadis tersebut adalah Eiri, Yuki Eiri, dan lelaki tersebut adalah Setsuna, Yuki Setsuna nii-san. Pemandangan yang sungguh nostalgia, pemandangan yang sudah lama tak dilihat gadis bertubuh mungil tersebut, bahkan untuk diimpikannya pun sangatlah jarang. Tetapi, pada hari itu, dirinya memimpikannya. Mimpi yang begitu indah, kenangannya bersama nii-san. Kenangan yang tidak akan pernah dilupakan sang gadis mungil ini. Apakah mungkin itu suatu pertanda?

    “Ughh-“

    Pagi hari yang cerah, tentunya harus dimulai dengan ceria. Gadis bersurai pirang itu segera bangkit dari tempat tidurnya dan membenarkannya. Tidak ada hari yang sebegitu indahnya selain pagi ini. Menurut surat terakhir dari sang kakak, Setsuna nii-san akan pulang dari misi hari ini. Dan jika tidak ada halangan, sang kakak akan tiba di rumah sebelum makan siang. Jadi, Eiri harus segera bersiap-siap menyiapkan makanan kesukaan sang kakak. Kamar sudah bersih, sekarang waktunya untuk segera berbenah diri dan memasak.

    Beberapa menit kemudian, gadis bertubuh mungil tersebut telah selesai berbenah. Sedikit melirik ke arah jam dinding. Jam tersebut sudah menunjukkan pukul sepuluh. Waktunya untuk memeasak.

    “Yosh-“

    Tanpa panjang lebar, dipakainya apron kecil miliknya dan mulai mempersiapkan bahan dan tentunya tidak lupa dengan peralatan memasak. Jadi, Eiri akan memasak apa? Sepertinya hampir menyukai semua makanan Setsuna nii-san. Mungkin Eiri akan memasak ayam teriyaki, yakiniku dan berbagai masakan lainnya. Hmm, mari kita lihat kemampuan memasak Eiri. Meski kecil begini, kemampuan memasak Eiri tidak kalah dari sang ibunda lho. Hehe.

    “Selesai~”

    Sang waktu masih menunjukan pukul sebelas lebih, tetapi Eiri sudah menghiasai meja makan dengan beberapa macam makanan kesuakaan sang kakak. Semoga saja sang kakak segera pulang, sehingga dapat memberi komentar tentang kemampuan masak Eiri. Tetapi sudah siang seperti ini, kenapa sang kakak belum pulang ya? Apakah mungkin akan terlambat?

    Langkahnya kini menuju sebuah ruangan bersofa, atau bisa dibilang ruang tamu. Didekatinya sebuah sofa empuk di dekat jendela. Dilihatnya pemandangan luar yang sunyi. Maklum, memang komplek perumahan gadis tersebut merupakan komplek perumahan yang sepi, bahkan sangat jarang antartentaga mengenal satu sama lainnya.

    “Mungkin nii-san akan datang terlambat.”

    Suara lembut seorang gadis terdengar di telinga mungilnya. Suara okasan begitu lembut dan menenangkan, tetapi tetap saja pandangan gadis bersurai panjang masih tertuju pada pemandangan luar rumahnya. Mendung. Sepertnya akan hujan, semoga nii-san segera pulang sebelum hujan.

    “Okasan, apakah ingin meminum ocha?”

    Sembari menunggu tidak akan salah jika meminum sesuatu dan mengobrol mungkin, sehingga waktu dapat bergulir dengan cepat. Baru saja beberapa langkah kecil dijalaninya, suara rintik-rintik mulai terdengar membuat gadis tersebut melihat kembali dunia di luar jendelanya. Rintik-rintik hujan mulai turun, tetapi belum deras. Menghela napas, mengkhawatirkan sang kakak. Sebenarnya kakak di mana sih?

    Kembali berada di dapurnya, gadis tersebut membuat sebuah ocha di dalam teko besar. Kemudian, dituangkannya ocha tersebut ke dalam sebuah gelas ala jepang untuk sang bunda. Dan dibawanya kembali menuju ruang tamu.

    Langkah demi langkah kecil diambilnya, sehingga dirinya melihat sesosok lelaki yang dikenalinya dari ujung ruang tamu. Langkahnya terhenti melihat sesosok lelaki bersurai hitam tersebut. Suasana tegang menyelimuti ruang kecil tersebut. Dilihatnya wajah sang bunda yang mulai menegang dan berkaca-kaca.

    Apa yang terjadi? R-Ryu nii-san? Kenapa yang kemari Ryu nii-san? Dan benda itu-

    PRIANG-

    Gelas kaca tersebut telah terjatung bersama dengan sebuah nampan yang menyangganya dari tangan sang gadis. Dan sang gadis telah lari menghampiri sang lelaki yang dipanggilnya Ryu nii-san. Dilihatnya baik-baik sebuah benda kecil berlumuran darah yang berada di tangan lelaki tersebut. Tubuhnya gemetar ketakutan. Sang lelaki hanya mampu menatap sang gadis dan terdiam tanpa kata. Meski dengan tubuh yang berat dan gemetaran, sang gadis berusaha untuk menggapai benda berlumuran darah tersebut.

    “N-Nii-san”

    “Maaf, terjadi kecelakaan waktu menjalankan misi dan Setsuna..”

    Keheningan kembali menyelimuti ruangan. Sang gadis mulai menatap mata dari sang lelaki dengan berkaca-kaca, berharap mengatakan bahwa kakaknya baik-baik saja dan hanya terluka. Bayang-bayangan mengerikan mulai bermunculan di benaknya.

    “R-Ryu nii-san, S-Setsuna nii-san?”

    Suasana kembali hening. Dengan tubuh gemetarnya, digapainya tangan lelaki di hadapannya dan dipegangnya erat-erat dengan tatapan mata yang masih melihat mata sang lelaki. Dengan segera lelaki tersebut memalingkan wajahnya dengan penuh kesedihan.

    “M-Maaf, Setsuna menghilang dalam kecelekaan tersebut dan hanya itu yang tersisa.”

    ...

    Tidak, tidak, ini pasti sebuah mimpi. Mimpi buruk yang akan terhenti jika kedua mata Eiri terbuka. S-Setsuna nii-san. Tadi malam hingga pagi, baru saja Eiri memimpikannya. Kenangan indah tersebut, baru saja diimpikannya, tetapi kenapa-.

    Sebuah tetesan cairan bening jatuh tak tertahankan membasahi wajah sang gadis. Kedua kakinya terasa lemas, dadanya terasa begitu menyakitkan, sungguh tak tertahankan. Perlahan, kakinya yang lemas mulai tertekuk tidak kuat menopang tubuh mungilnya, tangannya melepas genggaman lelaki tersebut, dan menggenggam benda kesayangan kakaknya tersebut di dadanya.

    Suasana hening telah berganti, kesedihan meliputi hari yang seharusnya menjadi hari yang penuh kebahagiaan. Sang awan-awan di langit pun mengerti akan perasaan sang gadis yang berada di ruangan tersebut. Rintik-rintik hujan terdengar semakin keras, menemani sang gadis.



    Baru pertama kali buat ginian. Endingnya gaje. mohon comment-nya >.<"
    Posted Image
    (c)Arata-san~
    OFF Profile Quote
     
    Hyuuga Idate
    Member Avatar


    Ah,bagus-bagus,walaupun tragis nasibnya Eiri karena kehilangan kakaknya :| btw me kasi jempol untuk Ffic ini /jempol
    Status : Unknown
    Ava@Murakami Sei
    OFF Profile Quote
     
    Izumi Kyoshiro
    Member Avatar
    Tokyo No Taishou

    J-JADI !?? WEB MASTER SITUS INI KAKAK KANDUNG EIRI !???
    O-OMG....

    S-setsunyaaan punya adik ?

    /eh!
    H O P E
    Posted Image
    Aku masih ingin hidup, banyak yang harus kulakukan, banyak yang harus kuraih, banyak yang harus ku pertahankan. Hidupku harus berlanjut.
    Signature by Uchiha Ayuka

    OFF Profile Quote
     
    1 user reading this topic (1 Guest and 0 Anonymous)
    ZetaBoards - Free Forum Hosting
    Enjoy forums? Start your own community for free.
    « Previous Topic · Fanfiction · Next Topic »

    Free Hit Counter
    2013-2016 Shinobi Another Dimension
    Forum by Setsuna. Skin by セイ. Content by members. All images, themes, textures and javascripts belong to their respective owners. Please do not steal anything. Hosted for free by Zetaboards.